Tuesday, 6 January 2015

Si Biru yang Terlambat Istimewa

Menarik tidak harus baru. Itu dia yang baru saja terjadi antara aku dan burung Sikatan Ninon. Bukan lifer (jenis yang baru pertama kali dilihat), juga bukan jenis yang langka. Setiap kali pergi ke Tahura R. Soerjo (Cangar) paling apes pasti masih ketemu jenis yang 1 ini. Cukup mudah dideteksi, karena meskipun ukurannya relatif kecil tapi warna biru indigo-nya itu kontras dengan dedaunan.

Entah apa yang membuat Sikatan Ninon mendadak sulit dilepas dari ingatan dalam beberapa hari ini. Seingatku tahun 2012 adalah awal perkenalanku dengan burung bernama gaul “Indigo Flycatcher” ini. Spotnya pun masih ingat, di pagar besi samping aula Tahura. Sejak saat itu burung mungil ini punya tempat tersendiri di hati (uh-oh) karena warnanya itu lhoo.. Yang bikin asik, burung pemakan serangga dan buah-buahan kecil ini juga nggak sulit didekati, nggak gampang kabur. Buat pengamat yg agak sedikit lemot kayak aku, dia sangat kooperatif.

Nama ilmiahnya Eumyias indigo. Dalam bahasa Yunani, prefix “eu-” berarti “baik” atau “bagus”, semacam awalan su- dalam bahasa Jawa lah yaa.. Kemudian kata “Myas” dalam bahasa Yunani memang merujuk pada bangsa burung flycatcher. Asal kata “indigo” ya mau dari mana kalau bukan dari warnanya, biru gelap keunguan. Gitu deh pokoknya! Kalau nama Indonesia-nya, Sikatan Ninon, aku belum dapet referensi dari mana akar katanya hehehe..

Khusus di Cangar, burung endemik Sunda Besar  ini cukup luas sebarannya. Salah satunya di tempat pembuangan sampah di area wisata pemandian air panas Cangar. Kalau nggak keberatan duduk di bak sampah, enak banget ngamatin beberapa jenis flycatcher di situ berlama-lama. Betah lah pokoknya. Ini salah satu dokumentasi sikatan Ninon dari landfill-nya Cangar:





Lucu kan? (Iyain aja..) Karena masih mudah ditemui, makanya status konservasi spesies ini pun masih termasuk Least Concern (Risiko Rendah). 

Mungkin memang begitu, ada yang dari awal sudah bikin terpesona. Ada juga yang setelah lama saling mengenal baru terasa spesial. Hei kamu kenapa bisa terlambat istimewa?? :)

No comments:

Post a Comment