Monday, 4 February 2013

Lovey Damselfly..!!

Minggu 27 Januari 2013

Pepatah "Buah jatuh nggak jauh dari pohonnya" kadang memang susah disangkal, haha.. Kalaupun aku jadi sebuah buah (??) aku pengennya jadi buah kelapa di tepi pantai. Jatuhnya memang ke bawahnya pohon, tapi kan kebawa ombak bisa keliling dunia ヽ(`∀´)ノ Tapi kadang memang tidak terhindarkan, misalnya ketika seorang bapak montir mendadak ngospek anaknya (cewek) untuk memereteli kap headlamp motor.. Yaaa sebetulnya gampang aja sih, dan cepet, seandainya kap lampunya nggak leleh!! Karena leleh, jd mesti dikorek2 sekuat tenaga dulu, dan pake lama, dan akhirnya berujung pada kegagalan ikut acara BTN-nya ProFauna ke TNBTS, sedihhhh..

Di saat seperti inilah kemampuan untuk berpikir cepat dan berimprovisasi diperlukan, ho! Awalnya mau tetep cabut ke TNBTS, entah nanti bakal ketemu yg lain ato sekedar termuter sendiri seperti biasa. Tp ketika datang ajakan untuk nyari capung/nimfa di Wendit, mana bisa nolak?? huahahaaa.. Emang kalo rejeki hari ini buat mbolang, nggak bakal kemana °\(^▼^)/°

Singkat kata sampe Wendit sudah ada Putri & Mas Feri & beberapa fotografer dari mana-mana, udah pada nungging di tepian kebon kangkung. Waaah, fotografernya pada bawa 'mercon bumbung' yang pastinya belum apa2 sudah sedikit menggentarkan Kodak M200 saya, hemmm.. Tp cuek aja, yg penting pengalamannya! Hari itu..

1. Pertama kali lihat secara langsung & deket banget gimana para capung itu pada courting & mating. Ada berbagai jenis & posisi, mulai depan-belakang, sambil nungging, bahkan sambil terbang tandem, WOW banget!
 contohnya gambar di atas, itu adl Capung-jarum Kepala-kecil (Pseudagrion microcephalum) yg sedang mating. Si jantan yg di depan, mengaitkan ujung abdomen ke tengkuk si betinanya yg mengaitkan ujung abdomennya (tempat organ kelamin) ke bagian bawah tubuh si jantan. Setelah ini (teorinya) si betina bakal mengeluarkan rangkaian telurnya (disebut jg 'ovipositing') sambil ditunnguin sama si jantan. Waaah so sweet (˘⌣˘)ε˘`)

2. Pertama kali lihat Anax, yaitu sejenis capung juga tapi ukurannya Super Jumbo, mungkin lebih dari 4x lebih besar dr dragonfly..

3. Perdana, liat damselfly yg baru metamorfosis, ato baru keluar dari nimfanya. Warnanya plain banget, putih kehijauan sehingga belum bisa diidentifikasi jenisnya.

4. Baru kali ini liat capung eek *pentingbanget* klo nggak salah ini Crocothemis servilia
Hari itu menyenangkan sekali, jadi asisten dadakan sekaligus ngikut curi2 jepret (“―˛―) bersama para bapak-ibu fotografer ulung yg sambil jalan juga ngoleksi beberapa serangga untuk di-konsep. Apakah maksudnya? Sepertinya mereka membuat ekosistem buatan di rumah (mungkin kyk akuarium gitu) dan beberapa jenis serangga/larva diposisikan sedemikian rupa sehingga lebih artistik. jadi lebih menitikberatkan pada estetika, atau art-nya, bukan pada hakikat wildlife. Masih belum terlalu paham karena juga baru tau kemaren itu, jadi nggak berani komentar, hehehh..

Oiyaaa, sejauh saya ngerti & belajar tentang mengamati burung, di daerah Wendit itu memang surganya odonata, tapi spesies burung minim banget. Yang menarik perhatian hanya segerombol Kuntul yang kalo diliat dr bawah di cuaca hyper-cerah bisa menyilaukan mata.

No comments:

Post a Comment